Ruang Keluarga Edukatif

Mendidik anaknya sejak berusia dini merupakan suatu kewajiban bagi orang tua. Memberikan pendidikan yang layak kepada anak, juga suatu keharusan yang sebaiknya dilakukan oleh orang tua. Dibarengi dengan hal itu, mendidik anak tak melulu harus pada tahap sekolah. Menghadirkan nilai-nilai edukatif di lingkungannya merupakan salah satu pendidikan yang harus ditempuh oleh seorang anak.

Hal itu bisa menjadikan anak lebih atraktif dan tanggap terhadap segala persoalan yang akan mereka hadapi. Dengan begitu si anak dapat menyelesaikan dan menemukan sebuah solusi dari permasalahan yang dialami oleh dirinya sendiri. Stimulus seperti itu sudah seharusnya diajarkan kepada anak-anak sejak berusia sedini mungkin.

Mengapa Perlu Ruang Keluarga Edukatif?

Dari realita yang terjadi saat ini, anak-anak malah seringkali langsung dijejali smartphone oleh kedua orang tuanya. Hal itu bukannya memiliki efek positif, justru berdampak sebaliknya. saraf psikomotorik mereka akan terganggu. Dimana anak akan bersifat lebih pasif terhadap lingkungan sekitar. Mereka lebih apatis terhadap lingkungan sosial. Dikarenakan mereka juga jarang bergerak aktif dalam kehidupan kesehariannya.

Sejalan dengan hal itu, banyak pula gangguan dari seringnya bermain hp bagi anak kecil. Selain apatis terhadap lingkungan sosial, mereka juga akan mengalami gejala lain seperti : rasa cemas yang berlebih, gangguan mental, perilaku agresif, jadi pelupa dan masih banyak efek yang lainnya.

Oleh karena itu, bagi para orang tua, setidaknya membiarkan anak bermain bebas diluar dengan anak – anak seusianya agar daya kreativitasnya tumbuh kembang dengan baik.

Selain membiarkan anak bermain dengan teman sebayanya, tak luput pula untuk memberikan anak ruang edukatif ketika di rumah. Dengan begitu anak juga dapat mengembangkan rasa keingintahuannya terhadap sesuatu. Berikut penjelasannya:

5 Membuat Ruang Keluarga Edukatif bagi Anak

ruang keluarga edukatif untuk anak

1. Memberikan Ruang Bermain

Pada ruang keluarga yang begitu besar, selipkan sedikit ruang untuk anak dalam bermain disana. Dengan sedikit tambahan berupa boneka atau permainan anak pada umumnya. jadi selain anak dapat bermain dengan bebas. Para orang tua juga dapat mengawasi anak yang sedang bermain dalam satu tempat disitu.

2. Menaruh Rak Buku

Selain bermain, mengembangkan minat baca anak sejak dini juga penting. Menempatkan rak buku di sudut ruangan merupakan salah satu cara agar anak dapat membaca buku sedini mungkin. Dengan begitu, anak akan termotivasi setiap kali melihat adanya tumpukan buku, mereka akan dengan sendirinya

3. Menyatukan Ruangan

Mengkombinasikan ruangan satu dengan ruangan yang lain merupakan solusi alternatif ketika anak menginginkan tempat bermain yang luas. Dimana ketika ruangan tersebut luas anak akan dengan leluasanya bermain di sudut ruangan ataupun di ruangan keluarga.

Hal itu juga menjadikan pengawasan terhadap anak lebih mudah. Karena jangkauan pandang orang tua bisa mengetahui segala perilaku anak.

4. Berikan Ruang Kosong

Jika memberikan sudut bermain bagi anak tidak bisa, cukup berikan ruang kosong terhadap anak. Mereka akan mengekspresikan tingkahnya di dalam ruang kosong tersebut. Kenapa begitu, karena di usia dini anak cenderung bersifat proaktif terhadap segala, meskipun dalam ruang kosong sekalipun.

Dengan demikian orang tua sudah melatih anak untuk mengekspresikan diri sejak usia anak-anak.

5. Melengkapi Sudut Ruangan dengan Mainan

Melengkapi sudut ruangan keluarga dengan mainan yang aman untuk anak juga menjadi alternatif cukup baik. Selain menjadi hiasan ruangan, mainan tersebut dapat dimainkan oleh anak di waktu luang. Hal semacam itu, juga bersifat memberikan keuntungan sekaligus. Dimana anak akan betah bermain, dan juga memperindah nuansa kekeluargaan di dalam ruangan tersebut.

Memberikan pendidikan karakter terhadap anak merupakan kewajiban bagi orang tua. Bentukan sikap dari orang tua akan turun kepada anaknya masing-masing. Mereka menginginkan anak menjadi seperti apa, kelak menjadi apa, dan apa-apa yang lainnya. Karena kita ketahui sendiri bahwa pendidikan pertama bagi anak adalah lingkungan keluarga yang ada di rumah.

Dari saduran referensi ide ruang keluarga edukatif untuk anak tersebut, sudahkah bermunculan ide-ide kreatif lainnya dalam membuat ruang keluarga menjadi nyaman sekaligus bersifat edukatif terhadap anak. Dengan demikian tips-tips yang diberikan diatas semoga menginsirasi anda dalam membuat tempat yang menarik bagi anak.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.