Mengenal Struktur Bangunan Beserta Fungsinya

Ingin tau apa saja komponen struktur bangunan serta fungsinya? Simak pembahasan menarik berikut.

Bagi kalian yang sedang belajar ilmu arsitektur, tentu tidak asing dengan istilah struktur bangunan. Tapi, tahukah kalian bagian-bagian struktur bangunan beserta fungsinya? Nah, mari kita ulas apa itu struktur bangunan dan komponen yang membentuk bangunan.

Struktur bangunan merupakan gabungan dari berbagai komponen yang membentuk sebuah bangunan, baik itu bangunan kering maupun bangunan basah. Bangunan kering bisa berupa rumah, jembatan, jalan, gedung, lapangan terbang, basement, pabrik dan lain sebagainya. Sedangkan bangunan basah meliputi bendungan, saluran irigasi, dermaga, saluran air (gorong-gorong), pelabuhan, menara air dan lainnya.

Secara garis besar struktur bangunan dibagi menjadi 3 bagian. Struktur bawah,  struktur tengah dan struktur atas. Di bawah ini penjelasan detail mengenai bagian-bagian struktur:

Struktur Bawah

Struktur bawah adalah komponen pembentuk bangunan yang terletak di bawah permukaan tanah. Bagian ini merupakan komponen paling penting dari sebuah bangunan. Kalau bagian ini kuat maka bangunan akan kokoh. Komponen yang masuk ke bagian struktur bawah adalah pondasi dan sloof.

Pondasi

Hal pertama yang dilakukan ketika membangun sebuah bangunan adalah membuat pondasinya. Kenapa membuat pondasi ini sangat penting? Karena pondasi merupakan struktur bangunan yang berfungsi menopang beban bangunan yang berada diatasnya. Jadi beban dari sebuah bangunan akan ditahan oleh pondasi. Jika pondasinya kuat, maka sudah pasti bangunan yang berdiri diatasnya kokoh tidak mudah roboh.

Sloof

Sloof adalah balok beton bertulang terletak diatas pondasi bangunan. Fungsinya sebagai pendukung pondasi dalam menahan beban bangunan yang berada diatasnya. Dengan adanya sloof, beban bangunan jadi tersalurkan rata ke setiap titik pada pondasi. Hal ini menyebabkan beban bangunan tidak hanya terpusat pada satu atau beberapa titik saja.

Selain itu sloof juga berfungsi sebagai pengunci kolom dan dinding sehingga bangunan di atasnya tetap kokoh meski terjadi pergerakan tanah

Struktur Tengah

Struktur tengah merupakan bagian bangunan yang berada di atas permukaan tanah dan di bawah atap. Bagian ini terdiri dari kolom, plat lantai, balok dan dinding.

Kolom

Kolom adalah tiang penyangga yang berfungsi menahan beban diatasnya. Kolom termasuk komponen penting dalam sebuah bangunan. Jika kolom tidak direncanakan dengan baik, maka struktur bangunan lain akan mudah runtuh.

Struktur kolom dibuat dari besi dan beton. Besi merupakan material yang tahan dengan gaya tarik, sedangkan beton adalah material yang tahan dari gaya tekan. Gabungan dari material besi dan beton ini mampu menahan gaya tarik dan tekan pada bangunan.  

Balok

Balok bisa terbuat dari material kayu, baja ataupun beton bertulang. Balok dipasang di dalam ruangan yang fungsinya untuk menahan rangka langit-langit plafon. Balok juga berfungsi sebagai penahan beban horizontal serta pengikat kolom agar bangunan lebih kokoh. 

Plat Lantai

Struktur bangunan plat lantai hanya terdapat pada bangunan bertingkat. Dulu plat lantai biasanya terbuat dari material kayu. Seiring perkembangan zaman, saat ini hampir semua gedung menggunakan plat lantai dari beton bertulang. Material beton bertulang ini sudah terbukti bisa menahan beban tarik dan beban tekan.

Dinding

Dinding berfungsi sebagai penyokong struktur bangunan lainnya, seperti atap, plafon dan kuda-kuda. Dinding juga berfungsi sebagai penyekat antar ruangan dan mempercantik sebuah bangunan. 

Secara umum dinding dibagi menjadi 2. Dinding semi permanen dan permanen. Untuk dinding semi permanen terbuat dari bambu dan kayu. Sedangkan dinding permanen dibuat dari material bata merah, batako, dan bata ringan.

Struktur Atas

Struktur atas adalah bagian bangunan yang berfungsi menopang atap. Bagian yang termasuk struktur atas adalah kuda-kuda dan atap.

Kuda-kuda

Fungsi utama kuda-kuda untuk menyangga atap sebuah bangunan dan memberi bentuk pada atap. Jadi bentuk atap bangunan ditentukan oleh desain kuda-kuda yang menopangnya. Kuda-kuda bisa dibuat dari material bambu, kayu, baja dan beton bertulang. Untuk bangungan modern saat ini sudah jarang yang menggunakan kuda-kuda dari bambu, karena hanya bertahan beberapa tahun saja. Sehingga bila sudah mulai lapuk harus segera diganti agar atap tidak roboh.

Atap

Atap adalah struktur bangunan yang terletak paling atas. Fungsinya tentu saja melindungi bengunan dan penghuninya dari cuaca baik hujan, angin maupun sinar matahari. Bentuk struktur atap menyesuaikan dari kuda-kuda yang sudah kita bahas di atas. Material yang biasa digunakan untuk membuat atap adalah tanah liat, beton, seng, ijuk dan lain sebagainya.

Demikian pembahasan mengenai struktur bangunan beserta fungsinya. Kalau kalian ingin lebih paham bagaimana merancang struktur bangunan, kalian bisa memperhatikan para tukang ketika proses membangun rumah atau gedung. 

Kalau tidak ingin repot-repot keluar rumah, kalian bisa mengunduh aplikasi desain rumah yang tersedia di internet. Dengan aplikasi desain rumah ini kalian bisa merancang bangunan mulai dari pondasi hingga atap. Sehingga kalian bisa lebih paham lagi penerapan struktur yang membentuk suatu bangunan.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.