Doa Sholat Dhuha

Sebagai salah satu solat sunnah, ternyata doa sholat dhuha memiliki banyak keutamaan untuk setiap umat muslim. Salah satunya yaitu dapat menambahkan rezeki, menjadi salah satu amalan kemudian bisa menjadi perantara untuk masuk ke surga dengan pintu khusus. Oleh karena itu, jangan lupa menjalankan solat duha setiap harinya!

Sholat Dhuha

Setiap umat Islam diajarkan untuk mengerjarkan sholat sunnah dhuha karena solat ini juga akan menyempurnakan solat wajib yang dijalankan. Tak hanya itu, ternyata ada banyak keutamaan dari sholat dhuha yaitu mendatangkan rezeki. Solat tersebut dikerjakan setelah menjalankan solat subuh atau pada  saat setelah terbitnya matahari sampai waktu dhuhur.

Jumlah Rakaat Sholat Dhuha

Ketahuilah jumlah rakaat sholat dhuha yaitu mulai dari 2 rakaat, 4 rakaat, dan 12 rakaat yang dapat dikerjakan dengan langsung 2 rakaat di awal, 4 rakaat dengan tasyahud awal di rakaat kedua kemudian diakhiri dengan salam. Hal tersebut dijelaskan dalam hadist di bawah ini.

َمَنْ صَلَّى الضُّحٰى اِثْنَتٰى عَشَرَةَ رَكْعَةً بَنَى اللهُ لَهُ قَصْرًا فِى الْجَنَّةِ

Terjemahan:

“Barang siapa yang melakukan sholat Dhuha dua belas rakaat, Allah akan membuatkan baginya istana di surga” (H.R. Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Dari makna tersebut maka dapat diketahui bahwa jumlah rakaat sholat sunnah dhuha minimal 2 rakaat dan maksimalnya12 rakaat.

Niat Sholat Dhuha

Setiap kita melakukan ibadah pastinya kita harus memulainya dengan niat, begitupun dengan sholat dhuha maka kita harus memulainya dengan niat dalam hati dengan suara yang lirih. Berikut ini bacaan niat sholat dhuha.

اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى

“Ushollii Sunnatadh Dhuha Rok’ataini Mustaqbilal Qiblati Adaa’an Lillaahi Ta’aalaa.”

Artinya:

“Saya niat sholat sunnah Dhuha dua rakaat menghadap kiblat saat ini karena Allah SWT.”

Tata Cara Sholat Dhuha

Setelah mengetahui niat sholat dhuha maka ketahui juga tata caranya dengan tepat, berikut ini penjelasannya.

  1. Rakaat Pertama

Rukun solat dhuha yang dilakukan dalam rakaat pertama yaitu membaca niat sholat dhuha, Takbiratul ihram kemudian membaca dengan doa iftitah, membaca surat Al Fatihah, membaca surat dari Al Qur’an, tetapi yang diutamakan Surah Asy-Syamsi kemudian melakukan Ruku dengan tumakminah. Setelah itu, melakukan rukun Itidal lalu sujud pertama kemudian duduk di antara dua sujud lalu sujud lagi kemudian berdiri melakukan rakaat kedua.

  1. Rakaat kedua

Untuk rukun pada rakaat kedua yaitu bacalah surat Al Fatihah kemudian baca surat dari Al Qur’an, diutamakan Surah Ad Dhuha, Ruku, Itidal, sujud pertama, duduk diantara dua sujud, sujud kedua, duduk tahiyat akhir, dan mengucapkan salam.

Nah, intinya tata cara sholat Dhuha tersebut dilakukan berulang sampai jumlah ibadah yang dilakukan sampai 12 rakaat. Tetapi, jika ingin menjalankan sholat dhuha dengan dua maupun empat rakaat maka bisa mengakhirinya di jumlah tersebut. Perbedaan menjalankan solat tersebut yaitu pada saat bacaan niatnya saja.

Bolehkah Membaca Surat Pendek Selain Asy-Syamsi dan Ad Dhuha?

Pahamilah bahwa para ulama memang sudah sepakat untuk menganjurkan untuk membaca surat Asy-Syamsi dan Ad Dhuha di rakaat pertama dan kedua. Tetapi, ternyata juga ada yang berpendapat untuk membaca surah Ad Dhuha di rakaat pertama kemudian membaca Al Ikhlas di rakaat kedua.

Tetapi, sebenarnya memang tidak ada aturan baku untuk membaca surah pendek tersebut. Jadi,sesuaikanlah sesuai dengan hafalan bagi yang akan mengerjakannya.

Doa Sholat Dhuha

Sebagai umat muslim sebaiknya kita juga mengetahui doa setelah selesai sholat dhuha, adapun bacaan setelah sholat dhuha yang disunnahkan sebagai salah satu amalan. Berikut ini penjelasannya.

اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ

اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

 “Allahumma innad-duhaa’a duhaa’uka wal bahaa’a bahaa’auka wal-jamaala jamaaluka wal-quwwata quwwatuka wal-qudrota qudratuka wal-‘ismata ‘ismatuka. Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa’i fa anzilhu, wa in kaana fil-ardi fa akhrijhu, wa in kaana mu’assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu wa in kaana ba’iidan fa qarribhu bi haqqi duhaa’ika wa bahaa’ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa aataita ‘ibaadakash-shalihiin.”

Terjemahannya:

“Ya Allah, sesungguhnya waktu Dhuha adalah waktu Dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu. Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hamba-Mu yang sholeh”.

Manfaat Sholat Dhuha

Setelah mengetahui niat sholat dhuha, rukun sholat dhuha, dan doa setelah solat dhuha maka pahami juga mengenai manfaat dari menjalankan sholat sunnah duha. Kami kutip dari fahmipedia.com berikut ini adalah manfaat dari sholat duha.

  • Sholat Dhuha sebagai penghapus dosa

Salah satu manfaat dari menjalankan sholat dhuha yaitu sebagai penghapus dosa sehingga dapat mengatasi segala permasalahan. Dengan demikian tentunya akan membuat hatinya menjadi lebih tenang dan damai terhindar dari dosa, berikut ini hadist yang menjelaskannya.

“Barang siapa yang mengerjakan sholat Dhuha dan mampu menjaganya setiap waktu, niscaya Allah mengampuni dosa-dosanya. Sekalipun dosa-dosanya itu banyak seperti buih di lautan.” (HR. Tirmidzi dari Abu Daud Ra)

  • Sholat Dhuha sebagai Wasiat Rasulullah

Berikutnya, ketika Anda menjalankan sholat dhuha maka sama dengan menjalankan sunnah dan wasiat dari Rasulullah. Hal tersebut memang akan menjadi amalan tersendiri bagi setiap umat muslim karena hal tersebut menjadi ibadah yang disunnahkan oleh Rasullullah. Berikut ini hadist yang menjelaskannya.

“Kekasihku Rasulullah saw telah berpesan kepadaku supaya berpuasa tiga hari setiap bulan, dan dua rakaat shalat dhuha, dan shalat witir sebelum tidur.” ( HR. Buhkari dan Muslim).

  • Shalat Dhuha dua rakaat sebagai pengganti tasbih, tahmid dan tahlil

Sholat Dhuha juga menjadi solat pengganti tasbih, tahlil, dan tahmid yang memang menjadi persendian untuk bersedekah. Jika, Anda secara rutin menjalankan sholat dhuha tersebut maka bisa menjadi amal sedekah. Pernyataan tersebut juga terdapat dalam hadist yang terdapat di bawah ini.

“Setiap pagi ada kewajiban untuk tiap-tiap persendian bersedekah. Tiap-tiap tasbih itu sedekah, tiap-tiap tahlil sedekah, tiap-tiap tahmid sedekah, tiap-tiap takbir sedekah, tiap-tiap menganjurkan kebaikan sedekah, tiap-tiap mencegah yang mungkar sedekah dan cukup menggantikan semua itu dengan dua rakaat shalat dhuha”. (HR Muslim)

  • Dua rakaat dhuha senilai 360 sedekah

Menjalankan dua rakaat dhuha maka akan senilai dengan 360 sedekah sehingga ketika Anda menjalankan solat dhuha bisa merasakan banyak keutamaan dan manfaatnya untuk kehidupan. Hal tersebut juga dijelaskan dalam hadist yang terdapat di bawah ini.

“Dalam tubuh manusia ada 360 ruas tulang ia diharuskan bersedekah untuk setiap ruas itu. Para sahabat bertanya: Siapa yang kuat melaksanakan itu wahai Rasulullah ? Beliau bersabda: Dahak yang ada di masjid lalu di tutupnya dengan tanah atau menyingkirkan suatu gangguan dari tengah jalan itu berarti sedekah. Atau sekiranya tidak mampu cukuplah diganti dengan mengerjakan dua rakaat shalat dhuha.” (HR Ahmad dan Abu Daud)

Demikanlah doa sholat dhuha mulai dari niatnya, bacaan surat pendek, dan doa setelah menjalankan solat dhuha. Semoga Bermanfaat!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.