Cara Bore Up Motor

Sekarang ini tidak sedikit dari pemilik sepeda motor yang selalu berusaha untuk meningkatkan performa dari mesin tersebut dengan cara melakukan bore up pada mesin. Berbagai macam cara mereka lakukan untuk membuat motor yang ditunggangi nya memiliki tenaga yang besar.

Berbagai macam teori telah mereka baca, mereka pahami satu persatu dari berbagai macam sumber artikel yang ia baca agar bisa meningkatkan tenaga kecepatan yang dihasilkan dari mesin motor itu sendiri. Ternyata dari semua teori tersebut mengerahkan untuk mengganti piston/seher dengan diameter yang lebih besar dari sebelumnya.

Dengan kita mengganti ukuran dari piston tersebut bisa meningkatkan asupan bahan bakar minyak dan juga udara yang dikeluarkan kedalam ruang bakar akan bertambah besar daripada sebelumnya. Dengan cara seperti itu akan menghasilkan hasil yang sempurna, yaitu perbandingan dari rasio kompresi akan semakin tinggi.

Para mekanik-mekanik handal pun selalu menggunakan cara ini untuk meningkatkan performa dari mesin motor, dan bisa menghasilkan kecepatan tinggi. Kenapa banyak yang menggunakan cara seperti ini? Karena caranya praktis, dan juga tidak perlu mengeluarkan biaya yang cukup banyak.

Namun, tidak banyak juga yang membuahkan hasil seperti apa yang telah diharapkan sebelumnya. Selain dari tidak meningkatnya kapasitas tenaga, dan juga akan menimbulkan potensi bahaya yang cukup besar. Oleh karena itu, sebelum kita melakukan restorasi pada mesin, alangkah baiknya diri kita ini harus benar-benar memperhatikan struktur mesin dan cara pengolahannya.

Terus apa aja si bagian-bagian penting yang harus kita perhatikan sebelum melakukan bore up mesin? Berikut dibawah ini akan kami jelaskan secara detail. Selamat menyimak teman-teman:

Memastikan Ukuran dari Diameter Piston

cara bore up motor

Piston

Satu perkara penting yang memang wajib untuk kita perhatikan sebelum melakukan bore up pada mesin itu adalah memastikan batas maksimal ukuran diameter silinder apabila dirubah menjadi lebih besar. Disini teknik untuk melakukan bore up mesin itu terbagi kedalam dua bagian.

Pertama: Adalah mem bor up silinder orisinil dengan cara merubah ukuran diameter lebih besar

Kedua: Ada juga yang mengganti liner silinder nya dengan yang baru. Apabila kalian lebih memilih untuk mengganti liner seher dengan yang baru, maka kalian juga harus memperhatikan batas aman maksimal untuk mem bor up, agar tidak ada komponen-komponen mesin yang harus dikorbankan.

Hal tersebut sangat penting untuk kita perhatikan, karena masing-masing dari jenis atau pun merek sepeda motor mempunyai ketebalan liner yang berbeda-beda. Contoh seperti produk Yamaha & Honda. Masing-masing motor keluaran perusahaan tersebut memiliki ketebalan liner yang beda.

Selain itu ada juga satu hal yang harus kalian ingat! Apabila diameter silinder tidak memungkinkan untuk dirubah menjadi lebih besar, kemudian kalian paksakan, maka hal tersebut akan mengakibatkan resiko yang besar. Contoh kecilnya bisa merusak mesin, atau juga bisa membuat mesin jebol sehingga tidak bisa digunakan sama sekali.

Menghitung Ulang Kapasitas Mesin

Setelah selesai memastikan ketebalan dari silinder itu yang memang memungkinkan untuk kita perbesar ukurannya, maka langkah selanjutnya yang harus dilakukan ialah menghitung kembali kapasitas dari isi mesin motor itu. Untuk menghitung kapasitas mesin, kalian bisa menanyakan kepada orang-orang yang memang ahli dan memiliki jam terbang tinggi dalam bidang tersebut.

Lalu, hitunglah kapasitas mesin tersebut sampai seberapa besar kemampuan dari ruang itu apabila kita rubah dalam peningkatan kapasitas nya. Selama ini biasanya yang selalu digunakan oleh para mekanik itu memperbesar dimulai dari 0,25 mm sampai 1 mm.

Dibagian ini, kalian harus melakukannya dengan cermat dan juga teliti. Karena, apabila melakukannya dengan asal-asalan atau sembarangan, maka kapasitas dari ruang bakal pun akan berukuran terlalu besar. Akibat dari itu bisa menghasilkan udara panas yang berlebihan kedalam mesin, sehingga seher bisa macet dan block silinder akan pecah.

Apabila hal ini terjadi, maka motor tersebut akan berhenti secara tiba-tiba, kemudian mesin pun akan terbakar dan akan menyebar ke seluruh permukaan pada bagian motor tersebut. Makanya disitu keuntungan dari teliti dalam mem bore up motor sehingga tidak akan mengakibatkan bahaya pada mesin.

Demikian penjelasan mengenai cara bore up mesin motor yang baik dan benar, semoga bermanfaat ya 🙂

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.